JADILAH BERTAQWA KEPADA ALLAH SWT. QS AN-NAHL:128

Bagikan via:

Facebook
Twitter
WhatsApp

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Jadilah Bertaqwa

> إِنَّ اللَّهَ مَعَ الَّذِينَ اتَّقَوْا وَالَّذِينَ هُمْ مُّحْسِنُونَ

“Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.”
(QS. An-Nahl: 128)

 

Pengantar Makna

Ayat ini mengandung pesan mendalam tentang keistimewaan taqwa dan ihsan. Allah menegaskan bahwa kebersamaan-Nya bukan sekadar dalam ilmu dan pengawasan, tetapi dalam bentuk pertolongan, perlindungan, dan bimbingan bagi hamba-hamba yang bertaqwa. Taqwa menjadi perisai hati yang menjaga seseorang dari dosa dan kelalaian, sekaligus penuntun menuju kebaikan yang diridhai Allah.

 

Penjelasan Tafsir dan Pandangan Ulama

Imam Ibn Katsir rahimahullah menjelaskan bahwa makna “Allah bersama orang-orang yang bertaqwa” adalah Allah memberikan mereka pertolongan dan kemenangan dalam segala urusan. Kebersamaan ini bukan kebersamaan fisik, melainkan kebersamaan dalam rahmat dan penjagaan-Nya.

Syaikh Abdurrahman As-Sa’di rahimahullah menafsirkan bahwa taqwa melahirkan rasa tenang dan yakin, karena seseorang yang bertaqwa menyadari bahwa Allah selalu bersamanya. Dengan keyakinan itu, ia tidak gentar menghadapi kesulitan, sebab pertolongan Allah selalu dekat.

Ibn Qayyim Al-Jauziyyah juga menyampaikan bahwa taqwa adalah melakukan ketaatan kepada Allah atas dasar iman dan keikhlasan, serta menjauhi larangan-Nya karena rasa takut dan cinta kepada-Nya. Inilah hakikat taqwa yang sejati—menjaga hubungan dengan Allah dalam setiap keadaan, baik tersembunyi maupun tampak.

 

Faedah dan Manfaat

Mendapatkan penjagaan dan pertolongan langsung dari Allah.

Diberi jalan keluar dari setiap kesulitan hidup.

Menikmati ketenangan batin karena selalu merasa dekat dengan Allah.

Hidup menjadi penuh keberkahan dan kemuliaan.

Menjadi pribadi yang berbuat baik (muhsin), sehingga dicintai oleh Allah.

 

Penutup yang Reflektif

Taqwa adalah cahaya kehidupan yang tak pernah padam. Ia menuntun hati menuju ridha Allah, menjaga langkah dari kesesatan, dan menumbuhkan kebaikan dalam setiap amal. Jadikanlah taqwa sebagai bekal di setiap perjalanan, sebab hanya dengan taqwa, seseorang akan merasakan indahnya kebersamaan dengan Allah—kapan pun dan di mana pun.

 

Referensi

Tafsir Ibn Katsir, QS. An-Nahl: 128

Tafsir As-Sa’di, QS. An-Nahl: 128

Ibn Qayyim Al-Jauziyyah, Madarij As-Salikin

 


Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

(https://masjid-almadinah-atc.com/afrila-fajar)