WANITA MULIA BUKAN KARENA CANTIK TAPI KARENA IMAN

Bagikan via:

Facebook
Twitter
WhatsApp

WANITA MULIA BUKAN KARENA CANTIK TAPI KARENA IMAN

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

 

Saudariku muslimah yang dimuliakan Allah,
Kita hidup di zaman di mana ukuran kemuliaan sering disalahpahami. Banyak yang menganggap kecantikan wajah, bentuk tubuh, dan penampilan lahiriah sebagai ukuran utama nilai seorang wanita.
Padahal dalam pandangan Allah, kemuliaan tidak diukur dari kecantikan, tetapi dari ketakwaan dan keimanan.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًۭا وَقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوٓا۟ ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ ٱللَّهِ أَتْقَىٰكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌۭ

 “Wahai manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu.”
(QS. Al-Hujurat: 13)

Ayat ini menegaskan bahwa kemuliaan sejati bukan di mata manusia, tetapi di sisi Allah, dan ukurannya adalah iman serta takwa.Kecantikan bisa memudar, harta bisa habis, tapi iman yang tertanam akan membuat seorang wanita bercahaya di dunia dan mulia di akhirat.

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لِأَرْبَعٍ: لِمَالِهَا، وَلِحَسَبِهَا، وَلِجَمَالِهَا، وَلِدِينِهَا، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ

 “Wanita dinikahi karena empat hal: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah wanita yang beragama (beriman), niscaya engkau akan beruntung.”
(HR. Bukhari No. 5090, Muslim No. 1466)

Hadits ini menunjukkan standar kemuliaan wanita bukan di wajahnya, tetapi di imannya.
Wanita yang berhati lembut, menjaga shalat, menundukkan pandangan, dan menjaga kehormatan — dialah wanita yang dicintai Allah dan dimuliakan malaikat.

Wahai para wanita muslimah, kecantikan sejati bukan pada wajah yang dipoles, melainkan pada hati yang ikhlas.Wanita yang menutup aurat karena Allah lebih cantik dari yang memamerkan kecantikannya untuk dunia. Wanita yang sabar, dermawan, taat pada suami dan orang tuanya dialah perhiasan terindah di bumi.

Rasulullah ﷺ bersabda:

الدُّنْيَا مَتَاعٌ، وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ

 “Dunia itu adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang salehah.”
(HR. Muslim No. 1467)

Maka, wahai saudari muslimah, jadilah wanita yang *cantik di mata Allah*, bukan hanya di mata manusia. Karena yang menilai kecantikan dunia adalah manusia, tapi yang menilai kecantikan hati adalah Allah.

 

وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ