SHOLAT AMAL YANG PERTAMA KALI DIHISAB DI HARI KIAMAT
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
Allah ﷻ berfirman:
إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ
(QS. Al-‘Ankabut: 45)
Artinya:
“Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Dan mengingat Allah (dalam shalat) itu lebih besar (keutamaannya). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
Makna Ayat:
Shalat bukan hanya kewajiban, tapi penentu kualitas iman seseorang.
Jika shalatnya benar, maka perilakunya juga akan benar — karena shalat sejatinya menjaga hati dan perbuatan dari dosa.
Hadits Nabi ﷺ
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ الصَّلَاةُ، فَإِنْ صَلَحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ، وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ
(رواه الترمذي رقم 413، وقال: حديث حسن)
Artinya:
“Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya. Jika shalatnya baik, maka dia akan beruntung dan selamat. Jika shalatnya rusak, maka dia akan celaka dan rugi.”
(HR. At-Tirmidzi no. 413, hadits hasan)
Makna Hadits:
Hadits ini menegaskan bahwa shalat adalah barometer diterimanya seluruh amal.
Shalat yang khusyuk dan tepat waktu menunjukkan iman yang hidup.
Sebaliknya, orang yang meremehkan shalat berarti meremehkan hubungannya dengan Allah. ( https://masjid-almadinah-atc.com/ Zeldi Firman )
وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ