Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Cahaya Hikmah Harian Masjid Al-Madinah
Nikmatnya Kantuk Setelah Tangisan
قال الله تعالى:
ثُمَّ أَنزَلَ عَلَيْكُم مِّن بَعْدِ الْغَمِّ أَمَنَةً نُّعَاسًا
“Kemudian setelah kesedihan itu, Allah menurunkan rasa aman berupa kantuk…”
(QS. Ali ‘Imran: 154)
Penjelasan
Ada saat di mana hati terasa begitu berat, hingga air mata pun tidak bisa ditahan. Dalam keadaan seperti itu, Allah menghadirkan ketenangan dengan cara yang sederhana: rasa kantuk.
Tafsiran
Ayat ini menunjukkan bahwa setelah kesedihan, Allah memberikan rasa aman. Kantuk yang datang bukan sekadar lelah fisik, tapi bentuk ketenangan yang Allah turunkan ke dalam hati.
Hikmah
Tidak semua ketenangan datang dari solusi yang terlihat. Kadang ia hadir dalam bentuk istirahat yang menenangkan jiwa. Dari situ, hati kembali kuat untuk melanjutkan langkah. Karena sesulit apa pun keadaan, Allah tidak meninggalkan hamba-Nya.
Referensi
Tafsir Ibnu Katsir
Tafsir As-Sa’di
Al-Qur’an Al-Karim
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh