Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Ghibah
Ayat
وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا
Arti
“Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain.”
QS. Al-Hujurat : 12
Tafsiran
Menurut Tafsir Ibnu Katsir, ghibah adalah menyebutkan sesuatu tentang saudaramu yang tidak ia sukai ketika ia tidak berada di hadapanmu, meskipun apa yang dikatakan itu benar. Allah mengibaratkan ghibah seperti memakan bangkai saudara sendiri karena buruk dan hinanya perbuatan tersebut.
Penjelasan
Lisan adalah nikmat yang sangat besar, tetapi juga bisa menjadi sebab datangnya dosa yang besar. Salah satu dosa yang sering dianggap biasa adalah ghibah. Terkadang seseorang merasa hanya sekadar bercerita atau bercanda, padahal tanpa sadar ia sedang membicarakan keburukan orang lain.
Di zaman sekarang, ghibah tidak hanya terjadi lewat ucapan, tetapi juga melalui media sosial, komentar, sindiran, bahkan unggahan yang menjatuhkan orang lain. Hal yang dianggap hiburan bisa berubah menjadi dosa yang terus mengalir.
Islam mengajarkan agar seorang muslim menjaga lisannya dan lebih sibuk memperbaiki diri daripada mencari kekurangan orang lain. Karena setiap manusia memiliki aib dan kesalahan yang seharusnya ditutupi, bukan disebarluaskan.
Sebelum berbicara tentang orang lain, tanyakan pada diri sendiri: apakah ucapan ini membawa manfaat atau justru melukai saudara kita?
Referensi
Al-Qur’an Surah Al-Hujurat ayat 12
Tafsir Ibnu Katsir
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh