Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Rendah Hati
Ayat
إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ
Arti
“Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.”
QS. Luqman : 18
Tafsiran
Menurut Tafsir Ibnu Katsir, ayat ini merupakan larangan untuk bersikap sombong dan merasa lebih tinggi dari orang lain. Allah tidak menyukai hamba yang membanggakan dirinya dengan harta, kedudukan, ataupun kelebihan yang dimiliki.
Penjelasan
Sikap rendah hati adalah tanda kemuliaan akhlak seorang muslim. Semakin tinggi ilmu, jabatan, atau kedudukan seseorang, maka seharusnya semakin rendah pula hatinya di hadapan Allah سبحانه وتعالى dan sesama manusia.
Kesombongan sering kali muncul tanpa disadari, seperti merasa paling benar, meremehkan orang lain, atau ingin selalu dipuji. Padahal semua kelebihan yang dimiliki manusia hanyalah titipan dari Allah yang bisa diambil kapan saja.
Orang yang rendah hati akan lebih mudah dihormati dan dicintai karena ia tidak memandang dirinya lebih baik dari orang lain. Sebaliknya, kesombongan hanya akan membuat hati menjadi keras dan menjauhkan seseorang dari kebaikan.
Rendah hati bukan berarti merendahkan diri secara berlebihan, tetapi mampu bersikap sederhana, menghargai orang lain, dan menyadari bahwa semua nikmat berasal dari Allah سبحانه وتعالى.
Referensi
Al-Qur’an Surah Luqman ayat 18
Tafsir Ibnu Katsir
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh