Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
QS. ALI ‘IMRAN : 185
Pengertian
“Setiap yang bernyawa pasti akan mati” adalah prinsip dasar dalam Islam yang menjelaskan bahwa semua makhluk hidup di dunia ini tidak kekal. Kehidupan di dunia hanya sementara, sedangkan kehidupan yang kekal adalah di akhirat. Manusia, hewan, dan seluruh makhluk yang memiliki kehidupan pada akhirnya akan mengalami kematian sesuai dengan ketetapan Allah.
Kesadaran tentang kematian ini bertujuan agar manusia tidak terlena dengan kehidupan dunia dan mempersiapkan diri untuk kehidupan setelah mati.
Dasar (Dalil Al-Qur’an)
Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ
“Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati.”
— (QS. Ali ‘Imran: 185)
Ayat ini menegaskan bahwa tidak ada satu makhluk pun yang dapat menghindari kematian.
Tujuan
Pemahaman tentang kematian memiliki beberapa tujuan:
- Mengingatkan manusia bahwa kehidupan dunia bersifat sementara.
- Mendorong manusia untuk memperbanyak amal saleh.
- Menjauhkan manusia dari kesombongan dan kelalaian.
- Mengingatkan bahwa setiap perbuatan akan dipertanggungjawabkan di akhirat.
Penjelasan Ulama
Banyak ulama menjelaskan bahwa ayat ini merupakan peringatan terbesar bagi manusia.
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa ayat ini berarti setiap makhluk hidup pasti akan mati, kemudian mereka akan dibangkitkan kembali pada hari kiamat untuk menerima balasan atas amal perbuatannya.
Imam Al-Qurtubi juga menegaskan bahwa kematian adalah jalan yang pasti dilalui oleh semua makhluk, sehingga manusia seharusnya mempersiapkan diri dengan taat kepada Allah.
Kesimpulan
Kematian adalah ketetapan Allah yang pasti terjadi pada setiap makhluk hidup. Tidak ada seorang pun yang dapat menghindarinya. Oleh karena itu, manusia harus menggunakan hidupnya untuk beribadah, berbuat baik, dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah mati.
Referensi
- Al-Qur’an Surah Ali ‘Imran ayat 185
- Tafsir Ibnu Katsir
- Tafsir Al-Qurtubi
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
(https://masjid-almadinah-atc.com/vihan)