QS. AN NAHL : 18

Bagikan via:

Facebook
Twitter
WhatsApp

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


QS. AN NAHL : 18

Pengertian
Q.S. An-Nahl ayat 18 menjelaskan bahwa nikmat yang Allah berikan kepada manusia sangatlah luas dan tidak terbatas, mencakup seluruh aspek kehidupan, baik yang bersifat lahir maupun batin. Nikmat tersebut tidak hanya berupa hal besar seperti kesehatan, rezeki, dan keselamatan, tetapi juga hal-hal kecil yang sering tidak disadari, seperti udara yang dihirup, waktu yang terus berjalan, serta kemampuan berpikir dan merasakan.

Dasar (Dalil)
Allah berfirman dalam Q.S. An-Nahl Ayat 18:

“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Makna ayat ini menunjukkan bahwa nikmat Allah meliputi segala aspek kehidupan, baik yang terlihat maupun yang tidak disadari.

Tujuan / Hikmah

  • Menumbuhkan rasa syukur kepada Allah
  • Menyadarkan manusia akan keterbatasannya
  • Menghindarkan sifat kufur nikmat

Penjelasan Ulama
Para ulama menjelaskan bahwa nikmat Allah tidak hanya berupa harta atau kesehatan, tetapi juga meliputi hal-hal kecil seperti udara, waktu, dan kesempatan hidup. Bahkan, banyak nikmat yang tidak disadari manusia karena sudah dianggap biasa.

Kesimpulan
Manusia tidak akan mampu menghitung seluruh nikmat Allah. Oleh karena itu, sikap terbaik adalah selalu bersyukur dan menggunakan nikmat tersebut di jalan yang benar.

Referensi

  • Al-Qur’an Surah An-Nahl Ayat 18
  • Tafsir Ibnu Katsir
  • Tafsir Al-Muyassar

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

(https://masjid-almadinah-atc.com/vihan)