Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Cahaya Hikmah Harian Masjid Al-Madinah
Didik Diri Sebelum Mendidik Anak
قَالَ بَعْضُ السَّلَفِ:
“أَدِّبْ نَفْسَكَ قَبْلَ أَنْ تُؤَدِّبَ وَلَدَكَ، فَإِنَّهُمْ يَتَعَلَّمُونَ مِنْ أَفْعَالِكَ أَكْثَرَ مِمَّا يَتَعَلَّمُونَ مِنْ أَقْوَالِكَ”
“Didiklah dirimu sebelum mendidik anakmu, karena mereka belajar lebih banyak dari apa yang mereka lihat daripada apa yang mereka dengar.”
Penjelasan
Setiap orang tua ingin anaknya baik, taat, dan berakhlak. Namun sering kali yang diperbaiki hanya anaknya, sementara dirinya sendiri dibiarkan.
Tafsiran
Perkataan ini menunjukkan bahwa pendidikan yang paling kuat bukan pada nasihat, tapi pada teladan. Anak tidak hanya mendengar, tapi mengamati. Apa yang mereka lihat setiap hari akan lebih melekat daripada apa yang sekadar diucapkan.
Hikmah
Jika ingin anak shalat, lihat bagaimana shalat kita. Jika ingin anak jujur, lihat bagaimana kejujuran kita. Perbaikan anak dimulai dari perbaikan diri. Karena rumah tangga bukan hanya tempat memberi perintah, tapi tempat memberi contoh.
Referensi
Atsar Salaf
Al-Qur’an Al-Karim
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh