Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ.
Jamaah yang dirahmati Allah,
Keikhlasan adalah inti dari ibadah. Allah hanya menerima amal yang dilakukan dengan niat tulus karena-Nya. Tanpa keikhlasan, amal besar sekalipun tidak bernilai di sisi Allah.
Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ
” Padahal mereka tidak diperintahkan kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama… ” (QS. Al-Bayyinah: 5).
Dan Allah juga menegaskan:
أَلَا لِلَّهِ الدِّينُ الْخَالِصُ
” Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang murni (ikhlas) itu. ” (QS. Az-Zumar: 3).
Buah dari keikhlasan seorang hamba sangatlah besar:
* Amal diterima Allah.
* Hati menjadi tenang karena tidak bergantung pada pujian manusia.
* Dijaga dari tipu daya syaitan.
* Amal kecil menjadi besar nilainya karena Allah memberi keberkahan.
Maka, mari kita perbaiki niat kita dalam setiap ibadah dan aktivitas. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang ikhlas dalam beramal. ( https://masjid-almadinah-atc.com/ Zeldi Firman )
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.