Makna Hadis
Hadis ini menjelaskan bahwa agama Islam memiliki lima rukun utama yang menjadi pondasi atau dasar kehidupan seorang Muslim. Tanpa lima perkara ini, keislaman seseorang tidak akan sempurna, sebagaimana bangunan tidak akan kokoh tanpa tiangnya.
—
🕌 1. Penjelasan Lima Perkara
1. Syahadat (Persaksian)
Yaitu bersaksi bahwa “Lā ilāha illallāh, Muhammadur rasūlullāh” — tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya.
➤ Ini adalah dasar utama keimanan. Tanpa syahadat, seseorang belum dianggap Muslim.
2. Mendirikan Salat (Iqamatus Shalah)
Salat adalah tiang agama dan bentuk hubungan langsung antara hamba dengan Allah.
➤ Salat menjaga keimanan, mendidik disiplin, dan menyucikan hati dari dosa.
3. Menunaikan Zakat
Zakat berarti mengeluarkan sebagian harta untuk orang yang berhak (fakir, miskin, dan lain-lain).
➤ Ini melatih kepedulian sosial dan membersihkan harta dari sifat kikir.
4. Berpuasa di Bulan Ramadan
Puasa mengajarkan pengendalian diri, kesabaran, dan ketakwaan.
➤ Allah berfirman dalam QS. Al-Baqarah: 183 bahwa tujuan puasa adalah agar manusia menjadi bertakwa.
5. Menunaikan Haji ke Baitullah
Haji dilakukan bagi yang mampu secara fisik dan finansial.
➤ Ini merupakan bentuk pengorbanan dan ketaatan, serta menyatukan umat Islam dari seluruh dunia.
⚖️2. Dasar Hukum
Rukun Islam memiliki dasar hukum yang kuat dari Al-Qur’an dan Sunnah, di antaranya:
1. Syahadat – QS. Muhammad: 19
> “Maka ketahuilah, bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah.”
2. Salat – QS. Al-Baqarah: 43
> “Dirikanlah salat dan tunaikanlah zakat…”
3. Zakat – QS. At-Taubah: 103
> “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka…”
4. Puasa – QS. Al-Baqarah: 183
> “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa…”
5. Haji – QS. Ali ‘Imran: 97
> “Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah bagi yang mampu mengadakan perjalanan ke sana.”
—
🎯3. Tujuan Hadis
Tujuan dari hadis ini adalah untuk:
a. Menjelaskan dasar-dasar pokok ajaran Islam.
b. Menuntun umat agar melaksanakan rukun Islam secara lengkap dan seimbang.
c. Menegaskan bahwa Islam tidak cukup hanya dengan keyakinan (iman), tetapi harus diiringi amal ibadah yang nyata.
d. Menyusun tatanan kehidupan spiritual, sosial, dan moral umat Islam agar seimbang antara hubungan dengan Allah dan sesama manusia.
—
📚 4. Penjelasan Para Ulama
Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa hadis ini menunjukkan inti dan pilar utama agama Islam, yang menjadi syarat sah dan kesempurnaan keislaman seseorang.
Ibnu Hajar Al-Asqalani menyebutkan dalam Fathul Bari bahwa kelima rukun ini seperti fondasi rumah, tanpa salah satunya, maka bangunan keislaman bisa rapuh.
Syaikh Shalih Al-Fauzan menambahkan bahwa hadis ini mengajarkan tahapan keislaman: dimulai dari keyakinan (syahadat), ibadah individual (salat, puasa), hingga sosial dan fisik (zakat, haji).
—
🕊️ 5. Kesimpulan
Hadis “Islam dibangun di atas lima perkara” menegaskan bahwa:
Islam memiliki lima pilar utama yang menjadi dasar dan tiang kehidupan seorang Muslim.
Kelima rukun tersebut mencakup hubungan dengan Allah dan hubungan dengan sesama manusia.
Seorang Muslim yang menjalankan kelima rukun ini dengan benar akan memiliki keimanan yang kokoh, jiwa yang bersih, serta kehidupan sosial yang harmonis.
Hadis ini menjadi landasan penting dalam memahami struktur ajaran Islam secara utuh dan seimbang antara iman, ibadah, dan akhlak.
(https:masjid-almadinah-atc.com/ Muhammad Rizqi)