Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Cahaya Hikmah Harian Masjid Al-Madinah
Hati yang Bersih, Hati yang Tenang
قال الله تعالى:
وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ
“Dan janganlah kalian iri hati terhadap apa yang Allah karuniakan kepada sebagian kalian lebih banyak dari sebagian yang lain.”
(QS. An-Nisa: 32)
Penjelasan
Melihat kenikmatan orang lain sering kali memunculkan perasaan tidak nyaman. Bukan karena kurangnya nikmat, tapi karena hati belum bersih dari rasa iri.
Tafsiran
Ayat ini mengajarkan agar manusia tidak membandingkan diri secara berlebihan dalam urusan dunia. Setiap orang memiliki bagian rezeki dan ujian yang berbeda sesuai ketetapan Allah.
Hikmah
Hati yang bersih akan lebih mudah bersyukur dan merasa cukup. Ia tidak tersakiti oleh kebahagiaan orang lain, bahkan mampu ikut mendoakan kebaikan. Dari situlah ketenangan lahir, bukan dari banyaknya yang dimiliki, tapi dari lapangnya hati menerima.
Referensi
Tafsir Ibnu Katsir
Tafsir As-Sa’di
Al-Qur’an Al-Karim
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh