Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Istighfar
Ayat
اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا
Arti
“Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun.”
QS. Nuh : 10
Tafsiran
Menurut Tafsir Ibnu Katsir, Nabi Nuh ‘alaihis salam mengajak kaumnya untuk memperbanyak istighfar karena Allah adalah Dzat Yang Maha Pengampun. Istighfar menjadi sebab turunnya ampunan, keberkahan, dan berbagai kebaikan dalam kehidupan.
Penjelasan
Manusia tidak pernah luput dari dosa dan kesalahan. Ada ucapan yang menyakiti, hati yang lalai, dan perbuatan yang mungkin tanpa sadar menjauhkan diri dari Allah. Karena itu, istighfar menjadi kebutuhan setiap hamba, bukan hanya untuk orang yang banyak dosa.
Istighfar bukan sekadar ucapan di lisan, tetapi bentuk pengakuan bahwa kita adalah manusia yang lemah dan membutuhkan ampunan Allah سبحانه وتعالى. Semakin sering seseorang beristighfar, maka hatinya akan semakin lembut dan lebih mudah kembali kepada kebaikan.
Allah juga menjadikan istighfar sebagai pintu datangnya keberkahan hidup. Hati menjadi lebih tenang, urusan dipermudah, dan dosa-dosa dihapuskan dengan izin-Nya.
Jangan menunggu menjadi baik untuk beristighfar. Justru dengan istighfar, Allah membuka jalan agar seseorang menjadi lebih baik.
Referensi
Al-Qur’an Surah Nuh ayat 10
Tafsir Ibnu Katsir
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh