Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Kehidupan Dunia
Ayat
وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
Arti
“Dan kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya.”
QS. Al-Hadid : 20
Tafsiran
Menurut Tafsir Ibnu Katsir, Allah menjelaskan bahwa kehidupan dunia bersifat sementara dan penuh tipu daya bagi orang yang lalai dari akhirat. Dunia hanya tempat singgah, sedangkan kehidupan akhirat adalah tujuan yang sebenarnya.
Penjelasan
Manusia sering kali terlalu sibuk mengejar urusan dunia hingga lupa bahwa semua yang dimiliki hanyalah sementara. Harta, jabatan, popularitas, dan kenikmatan dunia bisa hilang kapan saja. Bahkan usia manusia pun memiliki batas yang tidak diketahui.
Bukan berarti Islam melarang mencari dunia. Namun seorang muslim diajarkan agar tidak menjadikan dunia sebagai tujuan utama hidupnya. Karena ketika hati terlalu cinta dunia, manusia akan mudah lupa kepada Allah سبحانه وتعالى dan lalai mempersiapkan akhirat.
Dunia ibarat tempat persinggahan sementara. Apa yang hari ini dibanggakan suatu saat akan ditinggalkan. Karena itu, gunakan kehidupan dunia sebagai jalan untuk memperbanyak amal, menjaga iman, dan mendekat kepada Allah.
Orang yang memahami hakikat dunia akan lebih mudah bersyukur saat mendapat nikmat dan lebih sabar ketika kehilangan sesuatu. Sebab ia sadar bahwa kehidupan yang kekal bukanlah di dunia, melainkan di akhirat.
Referensi
Al-Qur’an Surah Al-Hadid ayat 20
Tafsir Ibnu Katsir
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh