KEUTAMAAN MEMBACA AL-QURA’N
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Pengertian
Al-Qur’an adalah kalamullah (firman Allah) yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ melalui perantaraan malaikat Jibril sebagai petunjuk hidup bagi seluruh umat manusia. Membaca Al-Qur’an bukan hanya bentuk ibadah lisan, tetapi juga sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memperoleh pahala yang besar.
—
Dasar Hadis
نَبِىِّ اللهِ ﷺ قَالَ:
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
(HR. al-Bukhari No. 5027)
—
Tujuan
Tujuan membaca dan mempelajari Al-Qur’an adalah agar seorang Muslim memahami petunjuk Allah, mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, serta menyebarkan ilmu Al-Qur’an kepada orang lain. Dengan demikian, Al-Qur’an menjadi pedoman hidup yang menuntun menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.
—
Penjelasan Ulama
Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa membaca Al-Qur’an dengan tadabbur (perenungan) akan membuka pintu hidayah dan menumbuhkan ketenangan hati. Sedangkan Imam An-Nawawi menyebutkan bahwa mengajarkan Al-Qur’an termasuk amal jariyah yang pahalanya terus mengalir meski seseorang telah meninggal dunia.
—
Faedah dan Manfaat
1. Mendapat pahala berlipat ganda – Setiap huruf dari Al-Qur’an bernilai satu kebaikan, dan Allah melipatgandakannya.
2. Menjadi syafaat di hari kiamat – Al-Qur’an akan memberi pertolongan bagi pembacanya.
3. Menentramkan hati dan jiwa – Membaca Al-Qur’an dengan penuh keikhlasan akan menenangkan hati.
4. Mengangkat derajat pembacanya – Rasulullah ﷺ bersabda bahwa Allah mengangkat derajat sebagian orang dengan Al-Qur’an.
5. Mendekatkan diri kepada Allah – Semakin sering membaca dan memahami Al-Qur’an, semakin kuat hubungan seorang hamba dengan Rabb-nya.
—
Kesimpulan
Membaca dan mempelajari Al-Qur’an merupakan amalan yang sangat mulia. Orang yang belajar dan mengajarkannya termasuk golongan terbaik di sisi Allah. Oleh karena itu, hendaknya setiap Muslim memperbanyak membaca, menghafal, memahami, dan mengajarkan Al-Qur’an sebagai wujud kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya ﷺ.
—
Referensi
1. Al-Qur’an Al-Karim
2. Shahih al-Bukhari, No. 5027
3. Syarh Shahih Muslim – Imam An-Nawawi
4. Fath al-Bari – Ibnu Hajar al-Asqalani
5. Madarij As-Salikin – Ibnul Qayyim al-Jauziyyah
(https://masjid-almadinah-atc.com/afrila-fajar)