AYO MEMBACA AL-QUR’AN BANYAK PAHALA DAN FAEDAHNYA

Bagikan via:

Facebook
Twitter
WhatsApp

AYO BACA AL-QUR’AN

Pengertian

Membaca Al-Qur’an merupakan salah satu bentuk ibadah yang paling mulia dalam Islam. Secara bahasa, Al-Qur’an berarti “bacaan yang dibaca berulang-ulang”. Sedangkan secara istilah, Al-Qur’an adalah firman Allah ﷻ yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ melalui Malaikat Jibril, sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia.
Membaca Al-Qur’an bukan hanya sekadar melafalkan huruf-huruf Arab, tetapi juga bentuk komunikasi seorang hamba dengan Rabb-nya, yang membawa kedamaian dan cahaya dalam hati.

Dasar

Anjuran membaca Al-Qur’an terdapat dalam banyak ayat dan hadits. Salah satunya hadits dari Ibnu Mas‘ud radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:

> مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لاَ أَقُولُ: أَلِفٌ لاَمٌ مِيمٌ حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ، وَلاَمٌ حَرْفٌ، وَمِيمٌ حَرْفٌ
“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi, No. 2910 – hasan shahih)

Hadits ini menunjukkan betapa besar pahala membaca Al-Qur’an, meski hanya satu huruf sekalipun.

Tujuan

Tujuan membaca Al-Qur’an antara lain:

1. Mendekatkan diri kepada Allah ﷻ dengan membaca firman-Nya.

2. Mendapatkan pahala dan keberkahan di dunia dan akhirat.

3. Menumbuhkan iman dan ketakwaan, karena ayat-ayat Al-Qur’an mengingatkan tentang kekuasaan dan kasih sayang Allah.

4. Menjadi petunjuk dan pedoman hidup agar manusia berjalan di jalan yang benar.

5. Membersihkan hati dan pikiran, menjauhkan dari kesedihan dan kegelisahan.

Penjelasan Ulama

Imam An-Nawawi rahimahullah dalam Al-Tibyan fi Adab Hamalat al-Qur’an mengatakan:

> “Disunnahkan bagi setiap muslim untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an karena setiap huruf yang dibaca adalah amal ibadah dan mendatangkan pahala yang besar.”

Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah menjelaskan bahwa membaca Al-Qur’an bukan hanya soal melafalkan, namun juga tadabbur (merenungkan maknanya) dan ‘amal (mengamalkannya). Beliau berkata:

> “Barang siapa membaca Al-Qur’an dengan hati yang khusyuk dan niat mencari ridha Allah, maka setiap bacaannya menjadi cahaya baginya di dunia dan di akhirat.”

Faedah Membaca Al-Qur’an

Berikut beberapa faedah penting dari membaca Al-Qur’an:

1. 🌿 Menjadi Syafa’at di Hari Kiamat
Rasulullah ﷺ bersabda: > “Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat memberi syafa’at bagi para pembacanya.” (HR. Muslim No. 804)

2. 💡 Menentramkan hati
Allah ﷻ berfirman: > “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28)

3. 📖 Menghapus dosa dan menambah pahala. Setiap huruf yang dibaca bernilai pahala berlipat, bahkan menjadi penebus dosa-dosa kecil.

4. 🕌 Meninggikan derajat di sisi Allah. Rasulullah ﷺ bersabda: > “Sesungguhnya Allah mengangkat suatu kaum dengan Al-Qur’an dan merendahkan yang lainnya dengannya.” (HR. Muslim No. 817)

5. ❤️ Menjadi sumber ketenangan dan kekuatan iman. Orang yang rutin membaca Al-Qur’an akan lebih sabar, tenang, dan kuat menghadapi ujian hidup.

Kesimpulan

Membaca Al-Qur’an adalah ibadah yang penuh keutamaan. Satu huruf darinya bernilai sepuluh kebaikan, dan bagi yang mengamalkannya akan mendapat petunjuk hidup di dunia serta cahaya di akhirat. Oleh karena itu, jadikan membaca Al-Qur’an sebagai bagian dari rutinitas harian — bukan sekadar kewajiban, tetapi kebutuhan rohani yang menumbuhkan cinta kepada Allah dan ketenangan hati yang hakiki.

Referensi

Al-Qur’anul Karim

HR. Tirmidzi No. 2910 (hasan shahih)

HR. Muslim No. 804 dan No. 817

Imam An-Nawawi, Al-Tibyan fi Adab Hamalat al-Qur’an

Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin, Syarh Riyadhus Shalihin

 

(https:masjid-almadinah-atc.com/afrila-fajar)