Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Saudaraku yang dirahmati Allah,
Setiap manusia mendambakan ketenangan dalam hidup. Namun sering kali kita mencari ketenangan di tempat yang salah — pada harta, jabatan, atau kesenangan dunia. Padahal, ketenangan sejati hanya ada dalam dekatnya hati kepada Allah.
Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”*
(QS. Ar-Ra’d: 28)
Ayat ini menjelaskan bahwa dzikir dan ingat kepada Allah adalah kunci utama ketenangan hati.
Ketika kita rajin berdzikir, membaca Al-Qur’an, dan menjalankan salat dengan khusyuk, hati menjadi tenang walau menghadapi ujian hidup yang berat. Selain itu, ketenangan juga diraih dengan bersyukur atas nikmat Allah , karena orang yang selalu bersyukur tidak mudah gelisah akan kekurangan. Allah berfirman:
لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur,niscaya Aku
akan menambah (nikmat) kepadamu.”*(QS. Ibrahim: 7)
Maka, marilah kita selalu mendekatkan diri kepada Allah , memperbanyak dzikir, dan mensyukuri segala nikmat yang kita miliki.
Dengan begitu, insya Allah, hati kita akan dipenuhi dengan ketenangan dan kedamaian yang sejati. ( https://masjid-almadinah-atc.com/ Zeldi Firman )
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.