KATA KATA DARI IMAM GHAZALI

Bagikan via:

Facebook
Twitter
WhatsApp

Makna dari Jangan resah jika ada yang membencimu, karena masih banyak yang mencintaimu di dunia. Namun takutlah ketika Allah membencimu, karena saat itu tak akan ada lagi yang mencintaimu di akhirat.”

Kadang hati terasa sesak saat mendengar ada orang yang tidak menyukai kita. Kita berusaha berbuat baik, tapi masih saja ada yang menilai buruk. Kita ingin disukai semua orang, namun ternyata dunia tak sesempurna itu.

Padahal, kebencian manusia hanyalah ujian kecil dari Allah. Ia ingin melihat, apakah kita tetap sabar, tetap ikhlas, dan tetap berbuat baik meski dicaci. Jangan biarkan hatimu rusak hanya karena pandangan manusia, sebab cinta dan benci manusia hanyalah sementara. Hari ini dipuji, besok mungkin dilupakan. Hari ini dibenci, besok mungkin disanjung.

Tapi jika Allah sudah mencintai kita, maka tidak ada satu pun kebencian manusia yang mampu mengurangi nilai kita di sisi-Nya. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Apabila Allah mencintai seorang hamba, maka Allah memanggil Jibril dan berfirman: ‘Sesungguhnya Aku mencintai si fulan, maka cintailah dia.’ Lalu Jibril mencintainya dan menyeru kepada penghuni langit: ‘Sesungguhnya Allah mencintai si fulan, maka cintailah dia.’ Maka penghuni langit pun mencintainya, kemudian ia diterima di bumi.”
(HR. Muslim no. 2637)

Namun sebaliknya, jika Allah murka dan membenci seorang hamba karena maksiatnya, karena sombongnya, karena berpaling dari perintah-Nya, maka tidak ada satu pun cinta manusia yang mampu menolongnya kelak di akhirat. Sebab di sana, cinta yang hakiki hanyalah cinta Allah.

Maka jangan sibukkan hatimu dengan siapa yang membencimu, tapi sibukkanlah dirimu dengan cara agar Allah ridha kepadamu. Karena cinta manusia hanya mengantarkan sampai ke kubur, sedangkan cinta Allah mengantarkan sampai ke surga. ( https://masjid-almadinah-atc.com/ Zeldi Firman )

 

وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ